Minggu, 11 Januari 2015

sykur kau ada

Aku bahagia hari ini. Jam ini. Detik dan menit ini kau menelponku :) aku tak pernah berfikir kau dengan siapa? Aku berharap kita tetap jadi orang2 baik yang menentramkan hati orangtua kita.tapi itu cuma kamu saja .. sungguh perasaanku jauh untuk kedua orang tuaku. Aku merasa ingin menangis dipelukan ibuku saat ini juga. Saat aku mengatakan ibu.Aku minta maaf untuk segala hal yang kuperbuat tanpa kau lihat . Tanpa aku memberitahumu . Aku ingin kembali ke kalian, aku belum cukup bahagia tapi rasanya tuhan inginkan aku kembali , inginkan aku ketempat yang baik, katanya semoga kau sehatbdisana sedangkan aku ingin berkata aku lagi sakit rasanya mulutku terkunci aky menjaga semangat dan perasaanmu seperti yang dikatakan adikmu. Aku bukannya menyuruhmu untuk tak bertanggung jawab terhadap keluargamu . Kalau bukan karena aku tak dapat lagi mendengarmu, tak juga dapat lagi melihatmu itu sama saja. INI SULIT UNTUK HIDUPKU .. kau jauh dan aku tak bisa menemuimu. Aku penuh dengan perasaan kacau tanpamu. Penuh unekunek yang menumpuk dan otakku masih berfungsi karena tuhan yang menjaganya. Aku bersyukur untuk hari ini dan kedepannya. Semoga hatiku tetap indah . Siang ini aku sungguh ingin berlari kehadapanmu . Ingin sekali menjemputmu pulang tapi kau juga tak boleh tau keadaanku. Aku tengah berada dalam masalah yang sungguh membuat tidurku tak layak , berjalan dimalam hari untuk melihat tubuhku di kaca .apa aku kurus ? Atau kurang apa? Entahlah, semua bagaikan aku yang tak tau arahku lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar